Dalam Kolose 3:1 Paulus sedang membicarakan kebangkitan secara posisi, dan pada saat yang sama kita harus mengarahkan pikiran kita ke atas. Hal ini disampaikan sebanyak 2 kali. Dikatakan bahwa kita harus mencari perkara yang di atas dan kita harus memikirkan perkara yang di atas. Hal ini dinyatakan sampai 2 kali dengan maksud untuk menekankan. Bertahan sampai pada kesudahannya — dan untuk itulah kita dipanggil! Hal ini mengingatkan saya pada ucapan Paulus di 1 Korintus 16:13, ketika dia berkata kepada jemaat di Korintus, "Bertindaklah seperti laki-laki dan jadilah kuat.". Bersikaplah seperti laki-laki; bangkit dan berjuanglah bagi Tuhan. BIS (1985) ©. SABDAweb Kol 3:9. Jangan berbohong satu sama lain, sebab hidup yang lama dengan segala sifatnya sudah kalian lepaskan. TSI (2014) Sebagai saudara-saudari seiman, kita juga tidak boleh saling menipu. Karena kita sudah membuang sifat hidup lama itu seperti membuang pakaian rusak. Berikut ini gambar ayat Kolose 3:16 untuk anda, Roma 11:36. Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Berikut ini gambar ayat Roma 11:36 untuk anda, Mazmur 35:17-19. Sampai berapa lama, Tuhan, Engkau memandangi saja? Selamatkanlah jiwaku dari perusakan mereka, nyawaku dari B.DASAR IKATAN BERSATU/BERSAMAMelalui Kolose 3:12-14 Paulus mengajarkan dua DASAR KEBERSAMAAN.*Yang pertama adalah IDENTITAS YANG BARU/STATUS DI DALAM KRISTUS.*Yang kedua adalah KASIH KRISTUS.*Tanpa Identitas dan Kasih Kristus kebersamaan hanyalah sebuah perkumpulan. (ayat 15), "perkataan Kristus" (ayat 16), "nama Tuhan Yesus" (ayat 17 Kata kerja agapaÅ sudah muncul sebelumnya di 3:12 dan merujuk pada kasih Allah kepada umat-Nya (ayat 12a "sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya"). Lagipula, nasihat di 3:18-4:1 secara konsisten dihubungkan dengan Tuhan. Dukungan terakhir berasal dari nasihat paralel di Efesus 5:25. "Fuih, nyaris saja. Untung saja saya inget kodenya biar kuda ini bisa berhenti adalah haleluya. Kemudian dengan hati bersyukur si bapak pun berkata: Puji Tuhan! Saya masih ingat kode berhentinya." Mendengar kata 'puji Tuhan,' kuda pun maju dan masuk jurang bersama tuan barunya itu. vzz1D.

kolose 3 ayat 5 sampai 17